Senin, 16 Agustus 2010

LANTAI 13


LANTAI 13

> > Dua orang perampok sedang asik beraksi di sebuah apartemen ketika
> > tiba-tiba terdengar sirene mobil polisi.
> > Perampok 1: "Hey, ada polisi! Ayo cepetan lompat jendela!"
> > Perampok 2: "Tapi kita ada di lantai 13!"
> > Perampok 1: "Elu percaya angka 13 itu sial? Udah, deh, ayo lompat! Kita
> > nggak ada waktu lagi buat ngurusin tahyul begituan!"
> > Perampok 2: ??#$!!

BERMIMPI

> > Pada saat bangun pagi seorang wanita berkata pada suaminya, "Tadi malam
> > Aku bermimpi engkau memberi aku sebuah kalung berlian di hari Valentine ini.
> > Bagaimana pendapatmu mengenai mimpiku itu?". "Engkau akan segera
> > mengetahuinya malam ini juga, Sayang," jawab suaminya. Malam itu si
> > suami memberikan kepada istrinya sebungkus kado. Dengan hati
> > berdebar-debar penuh kebahagiaan sang istri membuka kado itu
> > perlahan-lahan dan isi kado itu adalah sebuah buku yang berjudul:
> > "Arti-arti Mimpi".

KETURUNAN

> > Pulang sekolah, sambil berlari-lari Romi mendapati ibunya sambil bertanya:
> > "Bu, Pak Guru tadi bilang, sebenarnya kita ini keturunan monyet. Apa
> > benar begitu, Bu?" "Enggak tahu juga," sahut ibunya enggan. "Wong ...
>    ibu belum mengenal semua keluarga ayahmu!"

USA.Vs.IRaQ

> Pada waktu perang teluk dulu, USA gak kehabisan akal untuk menjebak orang
> Irak. Waktu mereka berperang di darat asalnya tidak ada satupun tentara Irak
> yang  berani maju untuk menyerang. Terus tentaran amerika berpikir enaknya
> gimana yah biar tentara Irak mau keluar. Lalu tentara amerika mencoba untuk
> memanggil nama Arab
> USA : AHMED!!!
> Irak: (berdiri)saya kapten
> DOR!!! mati satu
> USA : ABDUL!!!
> Irak: (berdiri)saya kapten
> DOR!!! mati dua
> Waktu itu Irak tidak mau diam saja terus niru-niru
> Irak: JAMES!!!
> USA : Siapa yang manggil???
> Irak: Saya!!!
> DOR!!! mati tiga.

PEMILIHAN PUTRI INDONESIA 2003

> Pada pemilihan putri Indonesia kemarin ada sebuah cerita yang tidak terekspose. Cerita ini terjadi pada saat seleksi (wawancara) antara Juri dengan peserta dari DKI. Begini ceritanya.. :
> Juri : "..........Selanjutnya, tolong anda sebutkan tokoh idola anda..."
> Putri DKI : "Ehm... sebagai seorang yang nasionalis,saya mengidolakan orang Indonesia... dia adalah PANGERAN DIPONEGORO"
> Begitu mantap dan meyakinkan kata-kata yang meluncur dari putri DKI ini. Juripun begitu terkesan dan kagum padanya, seorang gadis cantik dan muda seperti dia ternyata sangat nasionalis dan bangga dengan tokoh dalam negeri. Kemudian Juri melanjutkan pertanyaan dengan pertanyaan-pertanyaan yang ringan-ringan saja, tentunya seputar Pangeran Diponegoro.
> "Kalau begitu, anda pasti tahu kapan Pangeran Diponegoro meninggal kan?"
> Tapi, reaksi sang putri sangat mengagetkan Juri,
> dengan terbata-bata dan penuh rasa kaget dia bertanya,"APPAAA ?? MENINGGAAALLL ???... INNALILLAAHI "
> Tentu saja Juri ikut-ikutan kaget dan kecewa dengan reaksi sang putri DKI itu. Singkat cerita, tanya jawab itu selesai sudah. Tapi, tidak demikian dengan sang putri DKI...
> Kabar mengenai meninggalnya Pangeran Diponegoro sangat menyedihkan hatinya. Sampai di luar ruangan, dia bergegas menemui salah seorang peserta lainnya dari Yogya.
> Tanpa menunda waktu, putri DKI mengkonfirmasi
> kebenaran berita meninggalnya sang idola, Pangeran Diponegoro...
> "Mbak, maaf ya... apa benar sih Pangeran Diponegoro sudah meninggal???", begitu tanya putri DKI kepada putri Yogya.

> Tentu saja pertanyaan itu menggelikan bagi putri Yogya... tapi, bagaimanapun dijawabnya juga, "Lho, kan sudah lama mbak... masa mbak nggak tahu sih?"...
> Putri DKI langsung memotong, "Ooo, sudah lama ya, kok saya belum pernah denger ya ?       kapan sih mbak ???"
> Dengan menahan geli, putri Yogya menjawab, "Yaa... sekitar delapan belas tiga puluh
> (1830) mbak... "
> Kembali putri DKI memotong, "HAAHH... DELAPAN BELAS TIGAPULUH ??? HABIS MAGHRIB DONG !!!"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar