Jumat, 25 Juni 2010

Cukup tidur VS Vitamin/obat

Mengonsumsi vitamin C dosis tinggi merupakan cara populer untuk meningkatkan daya
tahan tubuh sekaligus menghindari penyakit flu. Padahal, memiliki waktu tidur yang
cukup jauh lebih efektif. Sebuah studi teranyar yang dimuat dalam jurnal The Archives
of Internal Medicine, menunjukkan kurang tidur dan rentan terjangkit flu berjalan
beriringan. Para ahli bahkan berpendapat tidur cukup merupakan cara paling ampuh
untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Dalam studi tersebut para peneliti mengamati 153 pria dan wanita selama dua minggu
untuk mengetahui kualitas dan durasi tidur mereka. Lalu, selama 5 hari para responden
tersebut dikarantina dan dipapar dengan virus flu.
Ternyata mereka yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam 3 kali lebih rentan sakit
dibanding dengan mereka yang jam tidurnya rata‐rata 8 jam.
Tidur dan immunitas tubuh memang berkait erat. Penelitian menunjukkan mamalia
membutuhkan waktu tidur lebih banyak untuk memproduksi sel darah putih pelawan
penyakit. Peneliti dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology juga
menunjukkan, spesies yang tidur lebih banyak memiliki daya tahan lebih tinggi melawan
pathogen penyebab penyakit. "Spesies yang durasi tidurnya lebih banyak
menunjukkan peningkatan sistem imun dan lebih terlindung dari penyakit," kata
peneliti.

KOMPAS ‐ Selasa, 29 September 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar